lips clinic

Close

Semenjak kemunculan kasus pertama di awal Maret lalu, Indonesia mendadak masuk dalam daftar negara yang memiliki kasus Covid-19.

Apalagi seiring waktu berjalan, kasus-kasus resmi menyebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Namun begitu, Pantauan melalui situs resmi Covid 19 Indonesia yang diperbarui pada Kamis, 16 April 2020 pukul 12.00 WIB, kembali terjadi kabar baik di hari ini, 17 April 2020.

Pasalnya, total pasien sembuh alami lonjakan peningkatan yang harus disyukuri. Ini terlihat dari kenaikan kurva dari awal kasus pada 2 Maret 2020 lalu.

Kurva ini membuktikan kasus kesembuhan tertinggi berada di hari ini dengan total 102 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dalam siaran persnya di Graha BNPB, Jakarta pada Kamis, 16 April 2020. Dimulai dari penambahan 380 kasus positif yang membawa total menjadi 5.516 orang.

“Konfirmasi positif coronavirus atau Covid-19 dari pemeriksaan PCR menjadi 5.516 orang,” ungkapnya menambahkan.

Adapun jumlah itu didapatkan berdasarkan jumlah pasien yang sudah diperiksa spesimennya mencapai 34.975 orang. Dalam arti lain, sudah ada 29.459 orang yang dipastikan negatif Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Yuri juga mengumumkan terjadi penambahan 102 pasien sembuh dari Covid-19.

Dengan begitu, total pasien sembuh meningkat pesat menjadi 548 orang. Bahkan, jumlah itu hampir lima kali lipat dari total pasien sembuh kemarin yang tercatat ada hanya 20 orang.

Sedangkan, kabar duka masih disampaikan Yuri dengan total 29 pasien berhenti berjuang melawan Covid-19. Angka ini membawa jumlah pasien meninggal mencapai 496 orang.

“Meninggal bertambah 27 orang, jadi total meninggal menjadi 496 orang,” jelas Yuri.

Adapun total orang dalam pengawasan (ODP) berada di angka 169.446 orang dan 11.873 pasien berada dalam pengawasan (PDP).

Dalam kebiasaan rutin, pembaruan data diikuti dengan imbauan yang disampaikan Yuri. Kali ini, Yuri masih menekankan imbauannya untuk masyarakat sadar dalam meningkatkan kesadaran sosial terkait wabah Covid-19.

Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga diri dengan kebiasaan hidup sehat dan rutin menerapkan PHBS dan physical distancing.

Selain itu, Yuri kembali meminta masyarakat untuk membantu para pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri.

“Hargai dan bantu mereka yang sedang melaksanakan isolasi mandiri. Jangan melakukan diskriminasi terhadap pasien Covid-19 yang sudah sembuh,” kata Yurianto.

Mengakhiri pernyataan, Yuri kembali menegaskan agar masyarakat tidak menolak jenazah Covid-19.

Terlebih, Indonesia terkenal berbudi luhur, sehingga sudah seharusnya mulai sering menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan individu.

“Tidak boleh menolak jenazah Covid-19, tunjukkan bahwa ini nilai-nilai kemanusiaan kita,” pungkas Yuri.

Sumber : covid19.go.id

© LIPS Clinic 2020. All Rights Reserved